Berbagi Cinta dan Ilmu di ORCID (Organisasi Remaja Cinta Pendidikan)

        Image DEPOK,Ontime. ORCID (Organisasi Remaja Cinta Pendidikan) merupakan salah satu wadah bagi para remaja untuk membantu adik-adik kita yang selama ini masih belum menikmati bangku pendidikan, kegiatan belajar mengajar di ORCID ini juga terbuka untuk umum bagi mereka yang sudah sekolah dan ingin menambah ilmunya juga dapat mengikuti kegiatan di ORCID ini yang di laksanakan pada hari sabtu dan minggu.

            Organisasi ini terbentuk atas gagasan dari seorang remaja yang sangat peduli dengan pendidikan.” Awalnya, saya dan teman-teman ingin membantu para adik-adik yang putus sekolah agar bisa kembali belajar, dan disini lah (orcid) mereka bisa belajar seperti anak-anak Indonesia lainnya”. Ujar Bagus seorang remaja pendiri ORCID tersebut. Pada awalnya ia bersama teman-temannya di salah satu komunitas musik indie di Depok mengunjungi  Taman Baca yang ada di Terminal Depok, dan ia bersama teman-temannya akhirnya mencoba membuat Taman Belajar bagi adik-adik yang belum mengenyam pendidikan di sekolah seperti anak-anak lainnya di sebuah pelataran rumah di pinggir statsiun Depok Lama, Jawa Barat.

            Dalam Organisasi ini, banyak kegiatan yang dilakukan oleh adik-adik yang terdapat di ORCID. Kegiatan yang terdapat di ORCID ini tidak hanya belajar, namun adik-adik disini juga mendapatkan apa yang menjadi menari, melukis, drama dan kegiatan-kegiatan lainnya yang nantinya akan ditampilkan dalam berbagai acara seni dan sosial di Kota Depok.

            Sampai saat ini jumlah adik-adik yang mengikuti kegiatan di ORCID adalah 55 orang yang rata-rata berusia 6-12 tahun dan pengajar berjumlah 5 orang yang berasal dari kalangan mahasiswa. Kegiatan ini adalah kegiatan sosial yang bersifat umum jadi siapa saja yang ingin membantu untuk mengajar para adik-adik sangat dipersilahkan untuk berbagi ilmu. Kegiatan ini tidak dipungut biaya sepeser pun bagi mereka yang ingin belajar.

            Diharapkan Organisasi ini dapat sedikit membantu para adik-adik kita yang tidak mampu melanjutkan sekolah untuk menggapai cita-cita yang lebih gemilang.

Posted on May 26, 2013, in Features, Pendidikan & Budaya and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: