Pemerintah Kurangi Penggunaan Solar Pembangkit Listrik

Pemerintah mengurangi penggunaan bahan bakar minyak jenis solar di sejumlah pembangkit listrik untuk memperbanyak penggunaan energi terbarukan.

“Saat ini penggunaan bahan bakar campuran di pembangkit listrik mengalami penurunan dari 22% menjadi 10,7%,” kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik di Nusa Dua, Bali, Senin (24/6).

Menurut dia, pembangkit listrik saat ini sudah tidak banyak lagi menggunakan bahan bakar solar, namun lebih banyak  memanfaatkan gas yang mengalami peningkatan.

“Begitu juga dengan pemanfaatan batu bara harus ditingkatkan menjadi lebih tinggi lagi,” ujarnya setelah membuka pertemuan pejabat senior bidang energi ASEAN itu.

Kondisi yang sama harus juga dialami oleh sumber daya energi baru terbarukan yang ditargetkan pada 2025 pemanfaatannya mencapai 17%.

Kemudian ditingkatkan kembali pada 2050 menjadi 25%. “Pada kesempatan pertemuan ini kami juga akan mengajak sejumlah delegasi untuk melihat pembangkit listrik tenaga surya yang berada di kawasan Kabupaten Bangli,” tutur menteri asal Bangli itu.

Wacik menegaskan bahwa solar yang digunakan oleh pembangkit listrik adalah nonsubsidi sehingga tidak berpengaruh terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi.

 

sumber: metrotvnews.com

About aditya surya

untitled

Posted on June 24, 2013, in Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: